Cinta


Cinta adalah sebuah kata namun ia juga sebuah ungkapan
Cinta merupakan perbuatan dan juga penuh pengorbanan
Cinta merupakan pengalaman yang bisa berbeda-beda bagi tiap orang yang pernah merasakan dan mengalami

Namun kita tidak boleh lupa

Bahwa cinta juga bisa membuat hati luka

Jika tidak benar dalam penemuannya
Dan bila kita salah perawatannya

Bagaikan kulit yang tertusuk duri

Begitulah rasa sakit yang dapat dirasakan hati

Begitu membekas dan tidak terobati

Bahkan bisa membuat orang frustrasi dan bunuh diri
Namun mungkinkah itu semua dilupakan?

Mungkinkah itu pula diperbaiki?

Rasanya sulit bagi manusia untuk bisa memaafkan

Rasanya tak mungkin bagi kita untuk mengampuni

Terlebih saat cinta itu sendiri sudah meracuni pikiran dan hati.

Terlintas kemudian di benak

Saat cinta dapat begitu memilukan

Saat kita dikecewakan dan disakiti

Apakah yang dapat kita perbuat untuknya?
Cinta yang gagal antara dua orang kekasih
Cinta yang hancur antara sepasang suami istri

Apakah ini pula yang kiranya dirasakan Bapa

Sewaktu kita menyakiti hati-Nya

Sewaktu kita kembali mengecewakan diri-Nya

Sakit… Sakit sekali pasti yang dirasakan oleh-Nya

Terlebih karena ini perasaan cinta semua umat di bumi
Bila air hujan seumpama air mata Tuhan

Tentunya itu sudah membanjiri seluruh permukaan bumi
Semua akibat perbuatan kita anak-anakNya.

Tak mengapa bagi-Nya saat melihat anak-anakNya lupa akan diri-Nya
Dia pun terima saat seseorang lebih cinta pada pasangan-Nya daripada akan Dia

Namun Beliau sungguh sedih bila kita lupa akan penderitaan sesama

Beliau menangis saat manusia sudah merusak lingkungan pemberian-Nya

Sebab Tuhan melihat hati dan bukan fisik yang menjadi acuan-Nya.

Cinta manusia mungkin terbatas dan bersyarat

Tapi cinta Tuhan bagailah hari yang silih berganti

Tidak pernah sekalipun terlambat dan bosan menemani.
Untuk itu teman

Sudah sampai dimanakah kita?
Masihkah kita ditahap manusia yang mencintai diri sendiri (egois)?
Ataukah harta, jabatan, dan pengakuan yang utama dalam hidup kita?

Oh, mungkin sudah di tahap yang lebih baik saat setidaknya kita sudah memiliki pasangan ya? Dan kita seketika mencurahkan segalanya untuk si dia dan melupakan sekitar kita (sesama dan lingkungan)?

Kuharap tidak… Karena aku yakin kita semua adalah baik Sebab ga mungkin orang jahat ada waktu buat baca hal semacam ini kan ? Hehehe…

Ingatlah teman, disaat kita kehilangan hal-hal yang berharga di dalam hidup kita. Maka pikiran kita bolehlah mati, namun jangan pernah satu kalipun hatimu yang mati. Karena hanya disitulah tempat dimana Tuhan masih bisa datang dan mengetuk jiwa kita.

Hanya lewat hatimulah Tuhan dapat berbicara dan menyadarkan kita.

“Keep fighting and help to stop Global Warming.”
“No drugs and free sex.”

So guys, that’s it for today… Selamat beraktivitas yah… Good luck and success to you all…

GBU… JLU…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s