Hikmat Pemenang dan Pecundang


Hikmat untuk membedakan pencundang atau pemenang, ini penting untuk dimiliki oleh setiap pribadi kita, ada tindakan, atau hal” yang dilihat dengan sekilas itu adalah kegiatan orang – orang pencundang tetapi jika kita melihatnya dengan sudat pandang yang lain, itu merupakan suatu tindakan pemenang. Sebagai contoh:

Nairobi 30 Mei 2004

Tuan kimani Nganga Maruge menjadi berita utama disetiap pokok berita disluruh dunia pada awal tahun 2004, dimana ia menjadi pria tertua di Kenya yang memulai bersekolah pada usia 84 tahun.

Kakek ini juga memenangkan Guiness Book of Records sebagai siswa sekolah dasar tertua di dunia. Ia bersekolah di Kapkenduiywa school pada bulan Januari. Dua dari 30 cucunya pun bersekolah ditempat yang sama tetapi kelasnya lebih tinggi.

Kakek buyut ini adalah seorang veteran perang. Ia mengatakan bahwa salah satu alasanya bersekolah adalah untuk belajar menghitung uang dan untuk membaca Alkitab.

West Palm Beach (Florida) 31 Mei 2004

Seorang nenek buyut berusia 90 tahu, yang kembali ke sekolah menengah, 70 tahun setelah mengikuti kelas terakhir, telah lulus. DIa menerima sambutan meriah, karangan bunga merah mawar, dan surat ucapan selamat dari Gubenur Florida, Jeb Bush.

“Saya terus belajar, lalu saya mendengar ternyata saya lulus,Nona Uceba Babson. “Sebagian besarnya mencangkup menghafal berbagai aturan , dan pada usia 90 tahun, hal itu berat sekali.”

Nah, setelah membaca dua kejadian diatas yang telah dilakukan kakek dan nenek itu, apa yang Anda pikirkan?? Apakah mereka tidak tahu diri? Apa mereka lupa dengan usia mereka?

Tentu tidak, impian merekalah yang mebuat mereka tetap berkarya, meskipun usia mereka menjadi tantangan yang berat bagi mereka. Kakek dan nenek itu memberikan kita pelajaran, bahwa kegiatan” yang kita lakukan dengan sungguh” dan Usaha yang besar, walaupun terlihat seperti pecundang, kita akan menjadi PEMENANG saat kita selesai melakukan kegiatan itu. Kita juga belajar, kakek dan nenek ini mempunyai keinginan untuk berubah dan menjadi lebih baik.

Berikut perbedaan antara pemenang dengan pecundang:

Pemenang berfokus mencapai sukses

Pecundang berfokus menghindari kegagalan.

Pemenang membantu orang lain mencapai sukses agar dirinya juga sukses

Pecundang hanya bisa mengkritik orang lain agar terlihat hebat dan kelihatan lebih baik.

Pemenang mencari solusi dan memecahkan masalah

Pecundang membicarakan masalah dan tidak berbuat apa”.

Pemenag bertindak sesuai dengan prioritas untuk mencapai target.

Pecundang Bertindak tanpa tujuan karena tidak mempunyai target.

Pemenang menggangap “kegagalan” adalah “kesuksesan” yang tertunda.

Pecundang menggangap “kesuksesan” sebagai “kegagalan” yang tertunda.

Pemenang menggangap “kesulitan” sebagai tantangan dan berhasil menaklukannya.

Pecundang menggangap “Kesulitan” sebagai akhri dari segalanya dan sebagai alas an untuk menyerah.

Pemenang berusaha dengan kemampuannya diri sendiri.

Pecundang memohon belas kasihan orang

.

Pemenang bersedia mencari kebenaran walaupun terasa menyakitkan sesaat.

Pecundang hidup penuh dengan kepalsuan dan tidak ada orang yang tahu.

Pemenang mempunyai impian dan berusaha untuk mencapainya.

Pecundang menunggu perintah untuk menggejar impian orang lain.

Pemenang termotivasi oleh target.

Pecundang tidak memiliki target apapun.

Pemenang menemukan solusi dari setiap masalah.

Pecundang menemukan masalah dari setiap solusi.

Pemenang tidak berkeluh kesah, tetapi berkerja keras mencapai sukses.

Pecundang slalu berkeluh kesah walaupun tidak pernah melakukan apapun.

So..,, termasuk yang manakah kamu?

Denny Wijaya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s