Berkat datang Tepat Pada Waktunya


Semua orng didunia ini pasti menginginkan hidupnya diberkati, ataupun mendapat berkat yang sangat besar seperti hujan uang, memenangkan undian puluhan juta, mendapatkan warisan yang besar atau pun lainya.

Bahkan ada beberapa orang yang rajin beribadah dan rajin bertujuan hanya untuk mencari berkat atau untuk hidupnya diberkati. Ini merupakan suatu tujan yang salah, seharusya kita beribadah dan berdoa dengan tujuan utama kita benar – benar merindukanNya dan kita benar – benar menyerahkan hidup kita kepadanya. Doa kita jangan difokuskan karena kita meminta sesuatu berkat, karena jika begitu pada saat doa kita tidak dikabulkan kita akan kecewa kepada Yang Maha Kuasa, dan ingat Dia bukan pembantu kita yang mebawakan apapun yang kita suruh, dan mungkin saja Tuhan sudah memilih waktu yang lebih tepat untuk meberikan berkat itu.

Ada seorang pedagang tempe yang tinggal didesa dan dia berdagang di pasar tradisional disebuah kota yang jaraknya 4 jam perjalanan dari rumahnya. Pada suatu malam bapak ini menyiapkan barang dagangannya dan melihat semua tempenya belum matang, dan ia berdoa supaya tempenya cepat matang.

Setelah semua tempenya dimasukan kedalam gerobak, sang bapak mempersiapkan diri untuk pergi tidur sambil terus berdoa untuk tempenya, tidak lama ia merebakan diri ditempat tidur, ia terbangun dan melihat tempenya kembali, dan ternyata tempenya masih belum matang, dengan kekecewaan sang bapak kembali tidur.

Pada pagi harinya tempenya masih belum juga matang, dengan kekecewaan bapak ini mendorong grobaknya kekota sambil berdoa dan berharap tempenya segera matang.

Sesampainya disana tempenya juga belum matang, ia pun sangat kecewadan  dia sudah malas berdoa untuk hal yang tidak mungkin pikirnya. Sang penjual tempe hanya berharap ada ynag membeli tempe mentahnya.

Hari sudah mulai siang tidak ada orang satu pun yang ingin membeli tempe mentah, dan sang penjual tempe ini sudah sangat kecewa dan mempersiapkan diri untuk pulang kedesa, namun sebelum berangkat ada pemuda yang datang dang berniat untuk membeli tempe.

Sang pedagang pun berkata,”Maaf dik, tempe saya belum matang kamu pasti tidak mau membeli tempe mentah kan?”. Sang pemuda dengan antusias berkata”wah pak kebetulan sekali saya memang sangat membutuhkan tempe mentah, dari tadi saya tidak menemukan tempe mentah dengan jumlah banyak untuk dikirim ke luar kota direstaurant saya.” ” saya beli semuanya pak” tambahnya. Dengan sigap penjual ini menyiapkan barang daganganny dan melakukan transaksi.

Dari cerita diatas kita mendapatkan beberapa pelajaran bahwa, Tuhan memliki rancangan yang sangat indah dan tepat pada waktunya, kita harus bersungguh” hti berdoa kepadanya, bukan hanya untuk kita diberkati, dan melakukan apapun pekerjaan kita degan sebaik”nya.

Pada saat kita berdoa dan memohon sesuatu kepadaNya, dan pada saat kita merasa doa kita tidak dikabulkan periksa dulu apakah permohonan kita itu berkenan dihatiNya atau tidak, jika berkenan mungkin Tuhan telah menetapkan waktu yang tepat, jadi bersabarlah sedikit, karena pada saat Tuhan memberkati orang” yang bersungguh hati terhadap Dia, bukan hanya orang yang bersungguh hati itu yang merasakan berkat itu tetapi orang – orang yang disekelilingnya pun merasakannya.

Jadi bersungguh”lah dalam berdoa dan beribadah, carilah dulu kerajaan Allah, setelah itu selamat memiliki karunia menikmati alias semua kebutuhan dan keinginanmu yang sesuai dengan kehendakNya, akan melimpah dihidup mu.

Have a nice day

Salam kasih

Denny Wijaya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s